-->
  • Jelajahi

    Copyright © LombokTREND.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Program Guru Penggerak Disambut Antusias di Lombok Barat

    LombokTrend
    Senin, Januari 24, 2022, 4:14 PM WIB Last Updated 2022-01-24T08:14:52Z


    Lombok Barat - Perwakilan guru jenjang  SMA/SMK menyambut antusias sosialisasi program guru penggerak  angkatan keenam yang diluncurkan Kementerian Pendidikan , Kebudayaan Riset dan Teknologi. 


    Pendaftaran program angkatan keenam ini sudah dimulai dari tanggal 10 Januari dan ditutup pada tanggal  18 Februari  2022.


    “Kami sangat senang karena sambutan dari acara sosialisasi ini cukup baik. Mereka sangat antusias dengan banyaknya pertanyaan mengenai program ini,” kata  Arief Rahman Hakim, M.Pd Komunitas Guru Penggerak dari SMAN 1 Lembar bersama Komunitas Guru Penggerak saat melakukan sosialisasi di SMAN 1 Kuripan, Senin (24/1/2022).


    Sosialisasi program yang dilakukan Komunitas Guru Penggerak ini serentak di gelar di tiga lokasi yakni SMAN 1 kuripan, SMAN 1 Gerung, dan SMAN 1 Narmada.


    Sementara itu, sosialisasi di SMAN 1 Gerung berjalan dengan baik, guru penggerak Siti Dhomroh dari SMAN 1 Gerung menyampaikan terkait trik dan tips lulus menulis esay, simulasi mengajar, dan wawancara program pendidikan guru penggerak. Bahkan pertanyaan yang mendasar kepada Komunitas Guru Penggerak, inovasi pembelajaran apa saja yang sudah di hasilkan oleh guru penggerak serta karya apa saja yang sudah dilakukan selama mengikuti program guru penggerak ini.


    Hal yang sama juga di sampaikan peserta di SMAN 1 Narmada terkait trik dan tips  lulus mengikuti program pendidikan guru penggerak.


    "Peserta di SMAN 1 Narmada juga tak kalah antusiasnya," kata Guru Penggerak Lalu Darwati  dari SMAN 1 Kuripan.


    Sementara itu,  Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat dan Kota Mataram Lalu  Basuki Rahman memberikan semangkat kepada calon pendaftar program pendidikan guru penggerak agar meluruskan niat tidak hanya sekedar ingin mengejar syarat menjadi kepala sekolah tapi merubah mindset dan merubah pembelajaran yang berdampak pada murid. Selain itu, ia menyampaikan bahwa selama pendidikan program ini tidak mengganggu proses pembelajaran karena tugas dan kegiatan guru penggerak dikerjakan secara fleksibel.(red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Kuliner

    +