-->
  • Jelajahi

    Copyright © LombokTREND.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Muktamar Perdana NWDI, Zulkieflimansyah Jadi Ketum?

    LombokTrend
    Rabu, Januari 26, 2022, 8:03 PM WIB Last Updated 2022-01-26T12:22:00Z


    Tanggal 15 Jumadil Akhir 1443 H/ 22 Agustus 2022, Madrasah NWDI telah genap berkhidmat 87 tahun sejak didirikan oleh Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid 15 Jumadil Akhir 1356 H/ 1937 M di Pancor.



    NWDI telah menjadi sumber dan pangkal tolak perjuangan kebangsaan dan keislaman, berkhidmat untuk ummat dan membangun Indonesia maju sebagai perwujudan hubbul wathan minal iman (cinta pada tanah air) dan menjadi rahmatan lil alamin (penebar kasih sayang untuk semesta) yang terimplementasi dalam Wasathiyah Islam (Moderasi Islam) NWDI. Demikian kata Ketua II PB NWDI Najmul Ahyar kepada media ini di Mataram, Rabu (26/1/2022).



    MUKTAMAR ke-1 Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) akan diselenggarakan Sabtu-Senin, 29-31 Januari 2022 bertepatan dengan 26-28 Jumadil Akhir 1443 H di YPH Pondok Pesantren Darunnahdlatain NWDI Pancor, dengan mengangkat tema: khidmat kepada ummat, bangun Indonesia maju.


    Dikatakan Mantan Bupati Lombok Utara ini, sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga NWDI, Muktamar sebagai forum tertinggi dalam organisasi NWDI ini bertujuan untuk membahas dan menetapkan : 1) masalah-masalah keagamaan (Al Bayanat Addiniyah), 2) perubahan Angggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga; 3) garis besar program NWDI Lima tahun kedepan, 4) menyusun rekomendasi terkait pergerakan dan kontribusi NWDI
    untuk kemaslahatan bangsa, serta 5) pemilihan Rais ‘Am dan Ketua Umum Pengurus Besar NWDI.


    Ditekankannya NWDI harus menjadi organisasi produktif, tak lagi membicarakan perbedaan karena membicarakan persamaan lebih penting.


    Ia menyebutkan siapa saja dipersilahkan daftar untuk menjadi Ketum, terbuka asal punya kompetensi memimpin NWDI.


    "Tidak harus zuryat," katanya meniru TGB dalam setiap arahannya dihadapan jamaah.


    Disinggung tentang Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang juga merupakan kader NWDI memungkinkan juga menjadi Ketua selain Wagub Sitti Rohmi Djalilah.


    "Ini hak peserta muktamar, ruangnya sangat terbuka," jelasnya yang diamini Ketua OC Muktamar Irzani sekaligus menegaskan siapapun dipersilahkan menjadi ketua PB NWDI dengan catatan memiliki komitmen kuat dan memudahkan perjuangan NWDI jangka panjang.


    Dalam kesempatan tersebut Irzani menyebutkan ada 578 pemegang suara, terdiri dari Pengurus Wilayah, Daerah, Cabang, Perwakilan Khusus dan Badan Otonom. One man one vote namun tetap mengedepankan musyawarah mufakat.



    "Para nahdliyyin & nahdliyyat yang akan menyemarakkan muktamar secara online dan offline terdiri dari 700 orang melalui offlini terdiri dari perwakilan 2 orang dari 27 Provinsi definitif setelah keluar nya SK kemenkumham tentang perkumpulan NWDI. Dan sisanya melalui online," tukas dia.


    Diharapkan pada Muktamar perdana NWDI akan menghasilkan pedoman yang menjadi acuan jamaah dalam kehidupan bermasyarakat.


    Untuk menambah syiar dan semarak Muktamar NWDI, sebelumnya Panitia menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pra Muktamar dari tanggal 17-28 Januari 2022.


    Beberapa rangkaian kegiatannya: Webinar Nasional, Focus Group Discussion (FGD), Talkshow, Halaqoh Alim Ulama, ground breaking pembangunan Gedung NWDI Center NTB, Peresmian Klinik Kesehatan HAMZANWADI, Kegiatan Bakti Sosial: Vaksinasi Covid-19, Donor Darah, Khitanan Massal dan Pembagian paket sembako. Kegiatan Pra
    Muktamar menghadirkan tokoh bangsa, cendikiawan, akademisi, praktisi dari berbagai universitas, ORMAS Islam dan unsur pemerintahan terkait dengan aneka tema; peran ormas islam indonesia, profesionalisme guru & pondok pesantren, koperasi syariah dan lembaga keuangan syariah, sistem dakwah dan pengkaderan NWDI, hingga pengembangan buku ajar ke-NWDI-an.(red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Kuliner

    +