-->
  • Jelajahi

    Copyright © LombokTREND.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Mandalika, Harapan Besar Suhaili

    LombokTrend
    Selasa, Desember 14, 2021, 7:11 AM WIB Last Updated 2021-12-13T23:11:50Z


    PERISTIWA 9 April 2015 itu tak akan pernah bisa dilupakan Bupati Lombok Tengah dua periode (2010-2020), H Suhaili FT. Setiap kali mengingatnya, batinnya terenyuh. Lalu kemudian matanya tetiba sembab.

     

    Begitulah juga yang terjadi kemarin (13/12/2021). Ia menceritakan kembali peristiwa enam tahun silam tersebut, suara mantan Ketua DPRD NTB tersebut tercekat. Tangannya menyapu indra penglihatannya yang berkaca-kaca.

     

    Ini tentang Mandalika. Suhaili tengah bertutur tentang hal yang tak banyak diketahui khalayak. Pada Kamis, 9 April 2015, Presiden Joko Widodo sedang melakukan kunjungan kerja ke NTB. Ini adalah kunjungan kerja Presiden untuk kali pertama ke Bumi Gora, setelah mengucap sumpah jabatan 20 Oktober 2014.

     

    Kedatangan Kepala Negara disambut suka cita. Sebagai kepala daerah, Suhaili turut menyambut kedatangan Presiden Jokowi semenjak di bandara. Sebagai penanggung jawab wilayah, Bupati Suhaili punya kebanggaan tersendiri atas kunjungan Presiden. Hatinya membuncah. Tentu pula, ia memiliki harapan besar. Terutama untuk perhatian besar pemerintah pusat terhadap pengembangan Mandalika yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 52 tahun 2014.

     

    Di ruang VIP Bandara Internasional Lombok, Presiden diagendakan mendapat penjelasan dan pemaparan dari Gubernur NTB kala itu TGB HM Zainul Majdi. KEK Mandalika salah satu yang telah dihimpun sebelumnya untuk dipaparkan di hadapan Presiden Jokowi.

     

    Namun, rupanya dalam pemaparan itu, Pemprov NTB “menepikan” Mandalika. Pemprov NTB rupanya punya mimpi yang lain. Yakni pengembangan Global Hub di Kayangan, Lombok Utara. Sebuah bandar baru yang akan terdiri dari pelabuhan besar, kawasan industri, dan fasilitas-fasilitas terintegrasi di dalamnya. Butuh Rp 150 triliun paling sedikit, untuk mewujudkan hal tersebut. Di hadapan Presiden, pemaparan tentang Global Hub itu sedemikian lengkap dan detil. Pendek kata, Global Hub dipaparkan sebagai masa depan Pulau Lombok dan Bumi Gora.

     

    “Foto Mandalika ditampilkan satu. Kecil saja,” ungkap Suhaili mengenang.

     

    Kecewa sudah pasti. Tapi ia memendam dalam-dalam hal tersebut. Tak hendak pula ia menunjukkannya pada siapa pun. Suhaili sempat keluar sejenak dari ruang VIP Bandara, menenangkan hati, sebelum kemudian masuk kembali. Usai presentasi Global Hub, Presiden Jokowi dan rombongan kemudian menuju Mataram. Presiden bermalam di Pulau Seribu Masjid, karena esoknya diagendakan meresmikan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Praya, Lombok Tengah, lalu diagendakan ke Lombok Utara lokasi dibangunnya Global Hub, dan selanjutnya ke Doroncanga di Dompu untuk meresmikan Festival Pesona Tambora.

     

    Malam harinya, telepon seluler Suhaili berdering. Di ujung telepon, Paspampres dan Protokol Presiden menyampaikan bahwa Presiden Jokowi membulatkan hati untuk berkunjung ke Mandalika usai meresmikan Kampus IPDN. Presiden bahkan ingin menunaikan Salat Jumat bersama-sama dengan masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna di sana.

     

    Kepada Yang Maha Kuasa, tiada henti Suhaili mengucap rasa syukur mendapat kabar tersebut. Ia haqqulyakin, doa seluruh masyarakat Lombok Tengah telah diijabah. Sungguh tak dinyana, Presiden Jokowi memutuskan sendiri, akan berkunjung ke Mandalika.

     

    Dalam kunjungan ke Mandalika saat itu, Presiden memastikan menyiapkan anggaran Rp 1,8 triliun dari anggaran pemerintah pusat untuk pembangunan Mandalika. Dan semenjak itu, sejarah mencatat, pembangunan kawasan ekonomi khusus ini terus berderap kencang. Beberapa kali semenjak kunjungan tahun 2015 tersebut, Presiden Jokowi kembali berangsana ke Mandalika. Yang terbaru, tentu saja saat meresmikan Sirkuit Mandalika, 12 November lalu. Sepekan setelahnya, digelar ajang balap internasional kelas dunia World Superbike (WSBK) yang telah absen dari Indonesia selama 27 tahun. Miliaran pandangan mata dari seluruh dunia pun tertuju ke Mandalika. Tertuju ke Indonesia. Menjadikan country branding Indonesia pun kini sejajar dengan negara-negara yang telah lebih dulu mengecap kemajuan.

     

    “Perhatian Bapak Presiden sungguh luar biasa. Ini membuktikan ketulusan beliau memimpin bangsa,” kata Suhaili.

     

    Dia menegaskan, komitmen, keberpihakan Presiden yang ditindaklanjuti dengan sokongan anggaran yang besar dari pemerintah pusat, telah menjadikan Mandalika seperti saat ini. Sebab, keuangan daerah, baik Lombok Tengah maupun Pemprov NTB, tak akan mampu.

     

    Mantan Kedua DPD Partai Golkar NTB tersebut menuturkan segala cerita ini di hadapan para alim ulama dari Lombok Tengah yang diundang secara khusus oleh Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri dalam pertemuan di Kantor Bupati Loteng, Senin (13/12/2021).

     

    Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengucapkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT dan juga dari lubuk hati yang paling dalam, menghaturkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan juga Presiden ke-5 RI Ibu Hj Megawati Soekarnoputri. Pemkab Lombok Tengah ingin membuka mata khalayak di Bumi Gora, bahkan Indonesia, betapa sumbangsih yang besar dari Presiden Jokowi dan juga kontribusi nyata dari Ibu Mega, Mandalika bisa seperti sekarang.(red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Kuliner

    +