-->
  • Jelajahi

    Copyright © LombokTREND.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Cara Santri KMI Darul Hikmah Meraih Literasi Alam & Kalam

    LombokTrend
    Sabtu, Januari 21, 2023, 9:56 PM WIB Last Updated 2023-01-21T13:56:15Z


    Hari ini, Sabtu (21/1/2023) didampingi Guru Pembimbing Ust Zulkifli dan Ust Cikal, para santri kelas akhir Kulliyatul Muallimin Al Islamiyyah (KMI) PP Darul Hikmah NWDI atau yang dikenal juga sebagai Pondok Naga Tanak Beak melakukan study banding dan study tiru ke Pondok Pesantren (PP) Nurul Qur'an mertak Tombok dan Pondok Pesantren Modern (PPM) Al ikhlas Kaliaji Darmaji. 


    Di PP Nurul Qur'an mereka diterima langsung oleh TGH Sabaruddin, selaku pimpinan pondok yang juga merupakan Qori internasional kelahiran Lombok.


    "Terus jalin silaturahmi dan tukar pengalaman. Jaga Alquran, maka Alquran akan menjaga kita," pesan TGH Sabaruddin.


    Sementara itu Pimpinan PPM Al Ikhlas TGH LM Shiddiq didampingi Ust Izzul Islamy selaku Pengasuh yang menjamu para santri itu dalam tausyahnya singkatnya menerangkan bahwa manusia diciptakan untuk dua hal.


    "Sebagai Khalifah di muka bumi sekaligus sebagai Abdullah yakni sebagai Raja sekaligus hamba," ungkap dia.


    Ia berjanji akan segera melakukan kunjungan balasan ke PP Darul Hikmah.


    PP Shalahiyah Lopan menjadi tujuan terakhir para Santri sekaligus ziarah ke makam Datok Lopan Allahu yarhamuhu TGH Shaleh.



    Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan PP Darul Hikmah TGH Khalilurrahman menjelaskan study ini bertajuk silaturrahim dan silatulilmi. 


    "Tentu saja nanti akan dirangkai dengan silatularaa wal amal," ujarnya. 


    Secara literasi imbuh dia, ada dua bagian pokok yang ingin dicapai yakni Literasi alam dan Kalam. 


    "Beberapa titik harus dihapal ibarat googlemaper, termasuk hal-hal yang menarik secara topography. Haluan pendidikan harus diawali dengan pemahaman mendalam tentang alam. Literasi Kalam adalah berupa resume hasil perjalanan yang tertuang dalam tulisan standar dan autobigraphy," terangnya.


    Kemudian para Santri diharap mendapatkan pengalaman dan pembelajaran tentang pengelolaan organisasi pesantren terutama yang berkaitan dengan pembelajaran ekstrakurikuler dan luar kelas.


    "Mengerti sejarah hidup dan perjuangan TGH Shaleh atau Datok Lopan yang menyebarkan Islam dengan pendekatan kultural dan pertanian, yakni dengan membangun bendungan bendungan (embung) dan pasar rakyat (tenten). Kalau masyarakat kenyang dan aman, dakwah akan mudah dilakukan," tambahnya.


    "Jazakumullah Khairan katsiran atas penerimaan yang hangat dari seluruh ahlulkaramah. Bilkhusus kepada almukarram TGH Sabaruddin, TGK L Izzul Kaliaji dan Datok Lopan Bajang TGH Makmur Shaleh. Lakum ahsanaljaza wa athallallahu umrakum wa nafaana thuula hayaatina," ucap TGH Khalil menutup penjelasannya.(red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Kuliner

    +